Monday, October 27, 2014

Hari Blogger Nasional

Hari Blogger Nasional

#HariBloggerNasional, 27 oktober, Hari Blogger Nasional, Kancut keblenger, Jamban Blogger, Cholis Hidayat, PILKOM, Pendidikan Ilmu Komputer, No Women no cry, The Beatles, Colour Run, Cholishidayat.blogspot.com.

#HariBloggerNasional
#27oktober2014

Wednesday, October 8, 2014

Menikmati Gerhana Bulan Bersamamu

Gerhana, Gerhana Bulan, Menikmati, Menikmati Gerhana Bulan Bersamamu, Foto, Foto Bulan, Desy, Caffee Puncak, Samarinda

    Sumber foto : Gerhana Bulan


"Kamu dirumah? Sudah makan? Aku lapar, temanin aku makan ya. Ku jemput sekarang. Kamu siap-siap. Ini aku OTW."

Sebuah pesan singkat itu aku kirim ke Desy. Dia adalah teman dari temanku. Kami sering ngumpul bareng di suatu tempat. Tapi baru kali ini secara mengejutkan dan tanpa ada aba-aba, aku langsung mengajaknya pergi keluar, dan hanya berdua.

Thursday, September 25, 2014

Lembaran Kisah Klasik #5

      Sumber foto : Adera - Melewatkanmu


Lanjutan dari postingan sebelumnya di Lembaran Kisah Klasik #4
###


Saat ini (2007)

Masih teringat jelas, semuanya masih dapat ku ingat dengan baik. Bagaimana mungkin aku bisa lupa jika hati dan perasaanku masih tetap bersama dia. Dia yang sejak sepuluh tahun lalu, tak pernah ku lihat lagi. Nita, kamu ada dimana? Apa kabarmu? Saat ini, apakah kamu sudah bisa mencintai aku lagi???.

Thursday, July 31, 2014

Di duga tak tahan berpuasa, bocah 4 tahun nekat meminum air aki.

Jum'at, 18 Juli 2014.

Paser, Kalimantan Timur. Pada pertengahan bulan puasa lalu, seorang bocah umur 4 tahun, nekat meminum air aki. Saat itu, ia sedang bermain bersama teman sebayanya. Menurut penuturan temannya, ia sangat kehausan karena di paksa oleh ibu nya berpuasa sehariaan penuh. Karena takut dimarah ibunya yang sedang mengajar ngaji di rumah, akhirnya dia pergi ke rumah tetangganya. Di parkiran, ia menemukan air aki. Air aki itu masih di segel dan belum terbuka. Seorang temannya menegurnya agar ia tak membuka dan meminum air aki itu. "Jabi, jangan diminum, itu racun." Begitu katanya. Karena sangat haus, Jabi pun tak memperdulikannya. Dengan lancar, ia meneguk air aki tersebut. Tak lama kemudian, Jabi pun membanting botol air aki tersebut dengan seperti tersedak, ia langsung terbaring pucat di lantai. Dua temannya yang melihat itu, sontak mencoba mengangkat Jabi. Karena tak mampu, mereka pun berteriak "Jabi minum racun" "Jabi minum racun" Para tetangganya pun serentak menuju sumber suara, termasuk saya. Karena panik, Jabi pun di gotong menuju puskesban. Karena tak mampu, Jabi pun di larikan ke puskesmas terdekat. Tak sanggup juga, Jabi di bawa ke Rumah sakit panglima sebaya. Masih tak mampu juga, akhirnya di bawa ke Rumah Sakit Umum Balikpapan. Hingga saat ini, Jabi pun di larikan ke rumah sakit di Samarimda. Sudah 2 minggu keadaannya tak kunjung membaik, justru semakin parah. Bayangkan saja, air aki dengan tutup botol merah, di minum seperti itu. Malam tadi, kami para warga doa bersama di mushola untuk kesembuhannya, walaupun harapan hidup sangat kecil.
Bagi kalian yang membaca postingan ini, tolong bantu do'anya, dan bagi media/wartawan, tolong di publikasikan tentang ini. Agar ada sumbangan do'a dan sumbangan uang untuk Jabi.
Bantu ia agar tahun depan masih bisa berpuasa dan lebaran.

Nb : Pesan untuk para orang tua. Jangan paksa anak kecil untuk berpuasa full, terutama bocah yang belum bersekolah. Latihlah ia berpuasa secara perlahan. Jangan terlalu di paksakan.

Terima Kasih.