Sunday, February 15, 2015

Dear: Yang ada di hadapanku







Dear: Yang ada di hadapanku


Hey hey hey wanita yang sedang berada di hadapanku.
Yang sok malu malu waktu ku foto. Haha...
Bisakah aku mengirim surat untukmu meskipun kamu berada di hadapanku?


Ahh tentu saja bisa, toh kamu juga tidak sadar tentang apa yang aku tulis ini. Hehe
Aku juga tak tau apakah kamu membaca surat-surat yang aku kirimkan ke kamu atau tidak.
Sebab kamu tidak pernah membahas hal itu sekalipun, bahkan menyinggungnya saja tidak.

Tidak hanya surat, beberapa post yang lain juga tidak.

Ahh tak apa, toh someday nanti juga kamu bakalan cerita tentang ini hehe.

...

Mawar merah yang aku kasih tadi gimana? Suka?
Kalau aku lihat dari expresimu yang seperti itu, aku rasa aku berhasil. Haha

...

Ohh iya, ini pertemuan kita untuk melepas rindu setelah berpisah selama satu bulan ya?.
Sayaaang, aku benar-benar 
merindukanmu.Yaa meskipun 4 hari lalu kita sempat jalan bareng, tapi tetap aja rasanya kurang puas. Mulai sekarang. besok, besok, besok dan selamanya. Kita terus bersama yaa. I Love You.

...




Ehh hampir lupa. Coba liat di tas mu ada apa? Aku memasukkan sesuatu lho kedalam tasmu. Hehe



Bye. Besok lagi ya.








From: Ini nah yang sedang ada di hadapanmu


Minggu, 15 Februari 2015
#Day 17 #30HariMenulisSuratCinta

No comments:

Post a Comment